ilmu itu penting

HADIST TENTANG KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU

1. Hadits “Keutamaan Mempelajari Al Qur’an”
خَـيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْاآنَ وَعَلَّمَهُ
Artinya : ”Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari)

2. Hadits “Keutamaan Membaca Al Qur’an”
إِقْرَؤُالْقُرْاآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهْ
Artinya : ”Bacalah kamusekalian Al Qur’an, karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada Hari Kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya”. (HR. Ahmad dan Muslim)

3. Hadits “Kewajiban Mencari Ilmu”
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ
Artinya : ”Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)

4. Hadits “Menginginkan Kebahagiaan Dunia-Akhirat Harus Wajib dengan Ilmu”
مَنْ أَرَا دَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَالْاآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : ”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (HR. Turmudzi)

5. Hadits “Keutamaan Mencari Ilmu”
مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

6. Hadits “Kewajiban dan Keutamaan Menuntut Ilmu”
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى
الْجَنَّةِ
Artinya : ”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)

7. Hadits “Menuntut Ilmu”
أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِ
Artinya : ”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)

8. Hadits “Keutamaan Kalimat Tahlil”
مَنْ قَالَ لَآإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنّةَ
Artinya : ”Barang siapa yang mengucapkan ‘Tiada Tuhan Selain Allah’ dengan ikhlas pasti masuk surga”.

9. Hadits “Allah tidak suka orang yang suka bertengkar”
أَبْغَضُ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخِصَامْ
Artinya : ”Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah yang suka bertengkar”. (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Hadits “Tiga Macam Dosa Besar”
أَكْبَرُ الْكَبَائِرِ أَلْإِشْرَاكُ بِاللهِ, وَقَتْلُ النَّفْسِ, وَعُقُوْقُ الْوَا لِدَيْنِ
وَشَهَادَةُ الزُّوْرِ
Artinya : ”Dosa yang paling besar adalah menyekutukan Allah dan membunuh manusia dan berani kepada orang tua dan kesaksian palsu.” (HR. Bukhari)

11. Hadits “Tiga Tanda Orang Munafiq”
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثُ؛ إِذَاحَدَّثَ كَذَبَ, وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ, وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ
Artinya : ”Tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga: bila berbicara dusta dan apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat.” (HR. Bukhari & Muslim)

12. Hadits “Pengadu Domba Tidak Masuk Surga”
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةُ نَمَّامٌ
Artinya : ”Tidak Akan masuk surga pengadu domba”. (HR. Bukhari dan Muslim)

13. Hadits “Menyambung Silaturrahim/ Persaudaraan”
إِتَّقُوْااللهَ وَصِلُوْا أَرْحَامَكُمْ
Artinya : ”Bertaqwalah kepada Allah dan sambunglah tali persaudaraan diantara kamu sekalian”. (HR. Ibnu ‘Asakir)

14. Hadits “Keutamaan Kebersihan”
أَلنَّظَافَةُ مِنَ الْإِيْمَانِ
Artinya : ”Kebersihan itu sebagian dari iman”. (HR. Turmudzi)

15. Hadits “Dua Warisan Rasul”
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّ أَبَدًا مَاإِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ رَسُوْلِهِ.
Artinya : ”Telah aku tinggalkan kepadamu dua perkara kamu tidak akan tersesat selamanya, selama kamu berpegang teguh dengan keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunah Rasul”. (HR. Hakim dan Lain-lain)

16. Hadits “Kesempurnaan Iman”
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Artinya : ”Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR.Ahmad)

17. Hadits “Hamba yang paling dicintai Allah SWT”
أَحَبُّ عِبَادِ اللهِ إِلَى اللهِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Artinya : ”Hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah mereka yang paling baik akhlaqnya”. (HR. Thabrani)

18. Hadits “Orang mukmin bagai bangunan kokoh”
أَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya : ”Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan sebagiannya kepada sebagian yang lainnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

19. Hadits “Sikap Orang Beriman/ Islam tidak akan menyakiti”
أَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Artinya : ”Orang islam sejati adalah apabila orang islam yang lain merasa aman dari ucapan dan tangannya”. (HR. Muslim)

20. Hadits “Yang Muda Menghormati yang lebih tua”
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيْرَنَا
Artinya : ”Bukan termasuk golongan kita orang yang tidak menyayangi generasi muda dan tidak menghormati generasi tua”. (HR. Turmudzi)

21. Hadits “Perintah Sholat”
صَلُّوْا كَمَارَأَيْتُمُوْنِى أُصَلِّى
Artinya : ”Shalatlah kamu sekalian seperti kamu melihatku melakukan shalat”. (HR. Bukhari)

22. Hadits “Keutamaan Menunjukkan kepada kebenaran”
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِفَاعِلِهِ
Artinya : ”Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan maka baginya pahala seperti pahala pelakunya”. (HR.Muslim)

23. Hadits “Amal yang paling dicintai oleh Allah SWT”
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ أدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَ
Artinya : ”Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus walaupun sedikit”. (HR. Bukhari & Muslim)

24. Hadits “Larangan Membuka Aurat”
إِنَّانُهِيْنَا أَنْ تُرَى عَوْرَاتُنَا
Artinya : ”Sesungguhnya kita dilarang memperlihatkan aurat kita”.

25. Hadits “Perintah Kasih Sayang”
إِرْحَمْ مَنْ فِى الْأَرْضِ يَرْحَمْكَ مَنْ فِى السَّمَاءِ
Artinya : ”Sayangilah siapa saja yang ada di gmuka bumi niscaya akan menyayangi kamu siapa saja yang ada di langit”. (HR. Thabrani & Hakim)

26. Hadits “Hak dan Kewajiban Sesama Muslim”
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ؛ رَدُّالسَّلَامِ, وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ, وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ, وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ, وَتَشْمِيْتُ الْعَاطِسِ
Artinya : ”Kewajiban seorang muslim kepada muslim yang lainnya ada lima hal:
1. Menjawab salam
2. Menengok orang sakit
3. Mengiring jenazah
4. Menghadiri undangan
5. Dan mendoakan orang yang bersin”. (HR. Ibnu Majah)

27. Hadits “Senyum Adalah Shodaqoh”
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ
Artinya : ”Senyummu kepada saudaramu adalah shodaqoh”. (HR. Ibnu Hibban)

28. Hadits “Kedudukan Ibu Dalam Islam”
أَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ
Artinya : ”Surga itu di bawah telapak kaki ibu”. (HR. Ahmad)

29. Hadits “Kedudukan Orang Tua Dalam Agama Islam”
رِضَ اللهِ فِى رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِى سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ
Artinya : ”Ridho Allah tergantung pada kerelaan kedua orang tua dan murka Allah tergantung pada kemarahan orang tua”. (HR. Turmudzi)

30. Hadits “Wanita Sholehah Adalah Hiasan Dunia”
أَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُمَتَاعِ الْدُّنْيَا أَلْمَرْءَةُ الصَّالِحَةُ
Artinya : ”Dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”.

31. Hadits “Allah Maha Indah”
إِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ وَيُحِبُّ الْجَمَالَ
Artinya : ”Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan”. (HR. Muslim)

keutamaan sholat

 Pahala Shalat 5 waktu

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Pada saat orang-orang kafir bertanya “katakanlah kepada kami apakah pahala
yang akan diperoleh oleh orang yang mengerjakan shalat… “

Rasulullulah S.A.W pun bersabda .. :

“Jagalah waktu-waktu shalat terutama shalat yang
pertengahan ..”

1). Shalat Dzuhur

Pada saat itu nyalanya neraka Jahanam.
Orang – orang mukmin yang mengerjakan shalat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya uap api neraka jahanam pada hari kiamat

2). Shalat Ashar

Adalah saat dimana Nabi Adam a.s memakan buah khuldi.
Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat Asar akan diampunkan dosanya
seperti bayi yang baru lahir.

3). Shalat Maghrib

Adalah saat dimana taubat Nabi Adam a.s diterima.
Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan
shalat Maghrib kemudian berdo’a dan meminta sesuatu dengan khusu’ kepada Allah S.W.T , maka Allah S.W.T akan
memperkenankan.

4). Shalat Isya’

Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dengan malam yang gelap untuk menunaikan shalat isya’
berjamaah, Allah S.W.T haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Sirath.

5). Shalat Subuh

Adalah sebelum terbit matahari. Ini karena
apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan disitu sujudnya setiap orang kafir.
Maka Seorang mukmin yang mengerjakan shalat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh Allah S.W.T dua kebebasan, yaitu :

1). Dibebaskan daripada api neraka
2). Dibebaskan dari Nifaq.

Subhanallah, ini baru sebagian kecil pahala
yang akan diberikan Allah S.W.T pada umatnya yang rajin melaksanakan sholat 5 waktu.
Masih ada pahala lain yang dijanjikan oleh-Nya. Selain itu shalat sangat bermanfaat bagi kesehatan jasmani dan rohaniah kita
sendiri. Sungguh maha besar Allah S.W.T yang
telah menciptakan seluruh jagat raya ini.

Peringatan keras “Jangan sekali-kali meninggalkan shalat wajib yang 5 waktu itu” “lebih baik terlambat daripada tidak dikerjakan sama sekali.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan mari kita
awali hari-hari kita untuk memperbaiki shalat kita
mejadi lebih sempurna lagi.
Karena sungguh sangatlah merugi orang–orang yang tidak mau melaksanakan shalat 5 waktu.

Wallahu’alam bissawab.

Sabda Rasulullah SAW ;

"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia
akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."

pacaran ala islam

Tips Pacaran Secara Islam

Buat yang nyari Tips pacaran secara cara islam, bagaimana cara pacaran yang islami, ini dia tips yang Pacaran Islami.

1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)

“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu’ah Al Manahi Asy Syari’ah 2/102]

“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)

2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya

“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian sehari semalam tidak bersama mahromnya.” [HR Bukhori: 1088, Muslim 1339]

3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya

“…..jangan bepergian dengan wanita kecuali bersama mahromnya….”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341]

4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan

”Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283, lihat Ash Shohihah 1/447/226)

Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa’i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]

5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya

“Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya..” (Al Qur’an Surat An Nur ayat 30)

“…zina kedua matanya adalah memandang….” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i)

6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32)

“Kedua tangan berzina dan zinanya adalah meraba, kedua kaki berzina dan zinanya adalah melangkah, dan mulut berzina dan zinanya adalah mencium.” (H.R. Muslim dan Abu Dawud)

7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok

“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

“Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (H.R. Turmudzi dan dia berkata hadits ini shahih.)

cerpen islam


    Sore yang sangat kelam di sekitar rumah yang sepi, dedaunan yang jatuh seakan begitu iklas merebahkan dirinya ke tanah, setitik demi setitik air hujan menetes membasahi rerumputan. Sore itu begitu tenang, tampa canda, tawa, senyuman, seakan-akan hidup dalam kesendirian, meratap tangisan alam yang durja.
Aisah sedang duduk termenung sendiri melihat ke arah pepohonan di depan gubuk yang sederhana. Tergambar di raut wajahnya rasa cemas dan gelisah. Matanya menatap tajam ke arah tungku perapian, disitulah wanita separuh baya sedang duduk menanak nasi, tubuhnya yang lemah, dan kriput di wajahnya membuat Aisyah tidak bisa menahan air matanya. “ais… aisyah..” suara itu terdengar begitu miris dan menyengat batinnya, “kuatkah aku, pabila hal yang tidak aku inginkan terjadi kepadaku”. Jerit hatinya seraya menghapus tetesan air mata yang membasahi pipinya yang merona. “ada apa ibu, ibu sedang sakit kenapa ibu harus menanak, biarlah ais yang menanak nasi”. Wajah cemas aisyah begitu tergambar dari raut wajahnya yang begitu belia. Aisyah masih terbilang muda, usianya yang baru menginjak 17 tahun ini, begitu mengerti pahit ketirnya kehidupan. Aisyah lahir di keluarga yang sederhana, orangtuanya seorang petani dan ibundanya sedang sakit-sakitan beberapa tahun terakhir ini. Aisyah tidak bisa melanjutkan sekolah karena perekonomiannya tidak mendukung tapi harapan dia untuk mendapatkan ilmu tidak putus sampai sini, di desanya dia mengajar mengaji dan mengajar anak-anak yang tidak mampu.
“nak!!! tolong kasih nasi ini ke bapak mu, kasihan dia sudah sesore ini belum makan siang, dan Bantu bapakmu membawa barang-barangnya”, dengan nada yang lemah, namun senyuman selalu terukir dari bibir wanita paruh baya itu, yang membuat hati aisyah selalu gelisa. “ibu.. ibu harus istirahat.. biar ais yang melakukan pekerjaan rumah, aisyah pamit dulu, Assalamualaikum..!”, “waalaikum salam”.
Di perjalan menuju sawahnya aisyah bertemu dengan salah satu ustad yang juga membantu aisyah mengajar di mushola dekat rumahnya. “Assalamualaikum neng..”, “waalaikum salam!!, kakak dari mana?” mencoba memandang wajahnya, walau dalam hatinya menjerit, sesesok yang membuat dia mengerti arti kekaguman yang mendalam, keelokannya, ketabahannya dan kesholehannya, sepasang mata itu saling bertatapan, sesegera mata-mata yang menjelajah memasuki akal menundukkan kepala mereka berdua, “a a a anu, saya dari sekolah, habis membantu mengajar bahasa. Inggris di sana”, meliahat keanehan dalam raut wajah pemuda itu aisyah tersenyum dan membuat lesung pipi di sebelah kanan pipinya terlihat..
Pemuda itu sering di sebut dengan kak zam zam oleh murid-muridnya yang polos, nama sebenarnya adalah, Ahmad khoiru Adzam. Nama yang terbilang keren di kalangan gadis-gadis muslimah. “saya pamit duluan kak, bapak saya sudah menunggu saya, Assalamualaikum”, aisyah belalu dengan cepat sehingga adzam tidak sempat untuk menjawab salam dari seorang gadis yang menggoyahkan hatinya tersebut.
Hari semakin petang, matahari seakan sudah siap menyelimuti siang dengan kegegelapan, di kejauhan terlihat sesosok laki-laki paruh baya sedang duduk-duduk termenung, dahinya mengerut seakan terdapat beban berat yang dipikulnya, “Assalamualaikum” aisyah duduk di samping ayahnya dan mengelurkan nasi untuk diberikan kepada laki-laki yang amat ia cintai “Waalaikum salam.” Laki-laki itu tersenyum seraya mengelus kepala anaknya yang terlihat begitu ayu dengan balutan kerudung putihnya. “apa yang harus aku lakukan untuk kedua orangtuaku, beban yang dipikul kedua orangtuaku begitu berat, Ya Allah inikah takdir darimu, ku serahkan semuanya kepadamu Ya Ilahi Robbi”, jerit hatinya melihat kedua orangtuanya.
Hari ini begitu cerah matahari bersinar begitu elok dari ufuk timur, bunga-bunga melati bermekaran membuat suasana membawa angan ais terbang melayang mengingat kejadian kemarin sore, wajah tampannya terbayang di angan-angannya seakan menembus hatinya yang mulai beku dengan harapan yang buntu. Aisyah tersenyum-senyum seraya mengambil air di semur, setibanya di rumah dia terkejut dengan kedatangan pemuda yang belum pernah ia lihat sebelumnya. tatapannya menatap tajam ke arah bapak dan ibundanya yang tersenyum girang, “betapa bahagianya kedua orangtuaku”, hatinya berbisik. “Aisyah sini nak..”, wanita paruh baya memanggilnya masuk ke teras gubuk rumahnya yang sederhana. “iya ibu ada apa?”, aisyah masuk dengan hati yang cemas dan dengan rasa yang penuh penasaran “nak pemuda ini adalah seseorang yang akan meminangmu untuk adiknya, ayah dan ibu sudah menjodohkanmu dengan adik pemuda ini, dan ia kesini ingin segera meminangmu dan menikahimu”, dengan senyuman yang menyentuh hati aisyah, batin aisyah tergoncang di dalam pikirannya hanya pemuda itu yang sangat ia kagumin, “bagaimana nak” sahut bapaknya sambil menahan batuk dan sesak di dadanya. “cepatlah menikah nak, sebelum ayah dan ibumu meninggal, mendengar hal itu aisyah tidak bisa menahan air matanya, hatinya menolak tapi ia tidak bisa menolak keinginan kedua orangtuanya, ia hanya bisa berharap kedua orang tuanya bisa bahagia dengan pernikahaannya nanti “Bismillah hirrohmannirrohim, saya mau menikah dengan pemuda yang telah ibu dan bapak pilihkan untuk saya”, mendengar perkataan aisyah, semua mata tertuju pada aisyah dan tersenyum bahagia, aisyah pun berusaha membalas senyuman itu dengan iklas. “terima kasih aisyah, nama saya adalah yusuf”, aisyah hanya bisa menundukkan pandangannya, hatinya sedih dan pikirannya kacau “besok kamu ikut akang ke rumah, karena tiga hari dari hari ini pernikahanmu akan dilaksanakan, baiklah saya pamit, Assalamualaikum”, “waalaikum salam”.
Malam sudah menghampiri hari aisyah, tapi tak sedikit pun bintang menemani malamnya, “Ya Allah hamba mohon, apabila ia memang jodoh hamba yang telah Kau gariskan maka yakinkanlah hati hambaMu ini”, dalam sujudnya aisyah menangis, sampai seorang bocah kecil menghampirinya “kakak kenapa?, apa Allah memukul kakak?” mendengar hal itu aisyah tersenyum manis, “tidak dek, Allah tidak pernah memukul kakak, Allah sangat sayang pada setiap hamba-hambaNya, apalagi hamba yang begitu amat mencintaNya”, aisyah mencium pipi adik kecil yang begitu polos menanyakan hal yang mungkin di akal anak seusianya.
“Asslamualaikum”, “Waalaikum salam, kakak” aisyah sedikit kaget karena yang sedang berdiri di belakangnya adalah pemuda yang ia kagumi, “aisyah… aisyah aisyah” suara itu begitu terbata-bata dan membuat asiyah penasaran”, “iya kak?” “aisyah… bolehkah aku mencintai mu, bolehkah aku mencurahkan kasih sayang ku padamu, karena Allah aku mencintai dan menyayangimu”, mendengar hal tersebut aisyah terkejut dan menundukkan kepala, air matanya mengalir deras membasahi mukena putih yang dipakainya, batinnya kacau dadanya begitu sesak dan nafasnya terpatah-patah “sungguh Allah Maha Kuasa atas segala takdirNya, Maha Suci Dia, sungguh aku sangat mengagumimu kak, tapi… tapi… tapi.. aku sudah dikhibah oleh seorang pemuda”, tampa berkata-kata lagi aisyah meninggalkan pemuda itu, adzam hanya bisa merenung, belum sempat ia mengutarakan apa yang ingin ia katakan, hati adzam begitu pilu mendengar perkataan aisyah, tapi apalah daya ia pun harus siap menikah dengan wanita yang sudah di jodohkan kedua orangtuanya, walaupun di dalam hatinya hanyalah Aisyah yang megitu memantapkan dirinya untuk melaksanakan sunnah Rosulullah.
Keesokan harinya, cuaca begitu cerah matahari seakan tersenyum bahagia, tapi bergitu berbeda dengan hati aisyah yang sedang di gundah rasa pilu yang membuat dirinya tidak bisa memejamkan matanya, langkahnya begitu lamban, nafasnya sesak mengikuti langkahnya menghampiri rumah calon suaminya, “Assalamualaikum”, “waalaikum salam”, suara yang terdengar bukanlah sorang pemuda melaikan seorang wanita separuh baya yang membukakan pintu “nak aisyah, mari masuk nak”, “mari aisya”, sahut laki-laki yang menjemputnya untuk mengantarnya ke rumah calon suaminya.
Hati aisyah berdebar-debar memasuki ruang tamu yang sedikit mewah dibandingkan rumahnya, aisyah duduk dengan hati yang cemas, kepalanya tertunduk, matanya suram, dan batinnya menjerit. “Assalamualaikum”, pemuda itu keluar dengan menundukkan kepala “waalaikum salam”, aisyah pun menjawab salam pemuda tersebut, dan tidak bisa mengangkat pandangannya, “nak silahkan kalian bertatapan, karena besok adalah hari pernikahan kalian”, suara itu begitu lantang sehingga membuat pemuda-pemudi itu terkejut dan perapatkan padangan satu sama lain “aisya…!!!” “kakak” aisyah terkejut melihat pemuda yang sedang berada di depan matanya adalah sesosok pemuda yang ia kagumi, pemuda itu tersenyum dengan begitu tulus, matanya tidak lepas dari gadis yang sedang duduk di depannya pipi lesungnya yang terukir karena senyumannya membuat adzam tidak bisa memalingkan pandangannya, begitu pun aisya, perubahan suasana hatinya seperti bom atom yang meledakkan suasana hatinya. “Ya Allah Maha Besar Engkau, Kau menyimpan begitu banyak rahasia hamba-hambaMu hanyalah Kau yang mengetahui takdir hidupku, Maha Suci Kau tuhan pencipta alam”, suara hati aisyah yang tergambar begitu jelas di wajahnya, begitu pun adzam yang tidak henti-hentinya mengucapkan puji syukur kepada Allah. Jodoh Allahlah yang mengatur tidak ada yang bisa mengelak dari takdirNya Maha suci Allah yang menciptakan pasangan-pasangan untuk hamba-hambaNya.
SELESAI
Cerpen Karangan: Nisa Khanza Sakhi